Japan Idols69 Hazuki Kamino B*gil

Cewek montok gan ??



KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Foto Hot B*gil

Cewek Semok:

KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - Wanita Kesepian

Cerita Dewasa - Aku terlahir dari sebuah keluarga besar, dengan dua orang Ibu dan 6 orang anak. Bapak saya beristri lagi saat saya berumur 2 tahun dan Ibu sakit sakitan. Umur 10 tahun bapak meninggal, dan Ibu tiri pindah dengan anak anak nya. Dari sinilah semua kehidupan saya berawal !

 

Dari Ibu saya kandung, terlahir 3 orang anak, saya yang paling kecil. Saat bapak meninggal, saya berumur 10 tahun, tapi kedua kakak saya sudah besar besar. Jadi pas saya umur 12 tahun, 2 kakak saya sudah pindah dan berkeluarga.

Tinggallah saya sendirian dirumah peninggalan orang tua. Kakak saya tinggal tidak jauh dari rumah pokok, jadi.. itu sebabnya saya juga meski baru berumur 12 tahun dibiarkan tinggal sendirian dirumah warisan dengan pengawasan mereka.

Satu saat saya juga bahkan dikasih pembantu laki laki yang bertugas mengurus dan membersihkan rumah sekaligus menemani saya dirumah, karena saya sering takut kalau malam sendirian.

Pembantu laki laki ini masih muda, 15 tahun, dia tidak sekolah karena keluarganya tidak mampu. Keluarga dia juga cuma punya rumah kecil dan anaknya banyak, jadi orang tua mereka senang kalau pembantu saya tidur dirumah. Bahkan seringkali juga saudara saudara pembantu saya ikut bantu bantu dirumah saya dan tidur disana pula.

Sebagai anak yang kurang pengawasan karena tidak ada orang tua dan kakak sibuk dengan suaminya, saya termasuk anak yang bebas lepas. Meski.. termasuk masih dalam kontrol karena pendidikan dasar yang kuat dari orang tua sebelumnya, tapi.. sejak umur 12 tahun saya sudah mencari cari dan mencoba coba segala hal yang berhubungan dengan sex.

Cerita Dewasa - Buku buku porno picisan saya koleksi, bantal dan guling yang akhirnya jadi korban. Penuh flex flex noda gairah belia saya. Tapi pada akhirnya, bantal dan guling saja tidak cukup. Saya mulai nakal dengan suka mengintip pemuda pemuda mandi, atau kencing saat malam hari.

Penis! pada umur itu saya sudah mulai melihat dan mengerti lekuk lekuknya dari mengintip. lama lama saya tidak tahan. Satu malam, hujan deras dan kencang. Saya takut dengan suara gemuruhnya, akhirnya, saya nekat ke kamar pembantu tanggung laki laki saya. Dia tidak marah dan tidak bereaksi. Cuma memeluk saya dan kembali tertidur.

Sejak saat itu saya tidak bisa lagi tidur sendirian, pembantu laki laki saya saya ajak tidur dikamar saya, dan ia nurut. Satu malam, saat sedang tidur, pembantu saya memeluk saya erat sekali dari belakang. Leher belakang saya diciumi dengan kencang, nafasnya menderu deru keras sekali. Panas, dan penuh gairah tiba tiba sekujur tubuh saya.

Saya tidak tahu benar apa yang terjadi, tapi saya suka dan yakin, inilah yang saya tunggu tunggu!

Pembantu saya menggoyang goyangkan pinggangnya dan menekan nekan bagian kemaluannya ke bongkahan pantat saya dari belakang. Panas dan enak. terasa benar ada benda keras disana. Dengan menahan perasaan, saya arahkan tangan saya ke arah kemaluannya yang keras. Terasa lebih panas dan enak lagi. Cuma saya heran, kemaluannya yang keras terasa besar sekali ditangan saya. Sebelumnya saya pernah mengintipnya saat dia mandi, dan kemaluannya tidak keras dan tidak sebesar ini.

Penasaran, saya masukan tangan saya kedalam celananya. Tersentuhlah ia oleh tangan telanjangku! Oh Tuhan! terasa panas dan enak sekali! Entahlah, tiba tiba badanku menggigil. Aku ingin mendekapnya. Aku ingin menciumnya. Oh, badanku mencair. Lubang bawahku menganga panas dan terasa kosong. Mulutku meleleh dan ingin mengunyah kemaluannya. Tapi saya malu dan tidak tahu harus bagaimana?!

Cerita Dewasa - Pembantu laki lakiku berinisiatif sendiri. Ia buka resluiting celananya dan ia pelorotkan celana dalamnya. Bebaslah kemaluan tegak dan kerasnya kearah bongkahan pantatku. Aku masih membelakanginya saat itu, aku malu untuk berputar meskipun tanganku sudah menggenggam erat kemaluannya dan tak ingin aku lepaskan lagi.

Ia mulai menerjang nerjangkan kemaluannya digenggamanku agar tanganku terasa mengocok kemaluannya. Oleh karena terjangannya yang keras, ujung kemaluannya yang tidak tergenggam oleh tanganku menerjang nerjang belahan pantatku. meski aku masih tertutup celana, tapi panas kemaluannya terasa sekali di kulit belakangku. Tanpa sadar, aku menyingsingkan kain yang menutup kulitku dan melepas celanaku.

Menyadari sekarang bahwa aku juga lepas dan tak terkendali, pembantu laki lakiku mnggeser tubuhnya kearahku dan dengan terus menerjang nerjang ke tubuh belakangku tangannya kini memelukku kuat. Oh, hangat dan enak sekali. Aku melambung di langit ketujuh. Dan aku mencapai langit kesembilan ketika mulutnya juga sibuk mencium dan melumat lumat leherku dari belakang. Kemaluannya terasa basah dan licin sekarang, mungkin itu cairan pelumasnya meleleh. Kepala kemaluannya terasa panas, keras, dan licin menggaruk garuk lobangku dari belakang. lobangku terasa panas dan menganga. Entah bagaimana, aku lebih membungkukan badanku kearahnya dan pantatku semakin menempel kearah kemaluannya.

Terjangan terjangan kemaluannya kini sudah mulai menyenggol nyenggol lobang anusku. Ohh, terasa panas dan nikmat sekali. lobang anusku gatal dan basah, ingin dimasuki dan disumpal. Pembantu laki lakiku seakan megerti keinginanku. Tanganku yang menggenggam kemaluannya diusirnya dan ia genggam kemaluannya sendiri dan diarahkan ke arah lobang belakangku yang menganga dan panas meledak ledak. Perlahan diarahkan dan diterjangkannya kemaluannya ke lobangku. Kepala kemaluannya yang licin perlahan lahan dan sedikit demi sedikit membuka jalan masuk untuk keseluruhan panjang kemaluannya.

Sepertiga kemaluannya masuk, lalu ditariknya keluar, dimasukkan lagi, dikeluarkan lagi, lalu setengah kepala kemaluannya mulai bisa masuk, kembali dengan sabar ia mengeluar masukkan separuh dari kepala kemaluannya. Aku tidak tahan! Akhirnya aku mendorongkan pantatku ke belakang saat dia memasukkan kepala kemaluannya ke lubangku.
"Schckreecck!"
"Aahh!"
Kami sama sama teriak saat seluruh kepala kemaluannya dengan tiba tiba karena dorongan pantatku kebelakang melesak masuk. Pantatku terasa perih dan kemaluannya terasa berdenyut denyut.

"Ohh.." Pembantu laki lakiku melenguh nikmat ketika ia menyadari kepala kemaluannya sudah masuk dilobangku yang panas dan penuh kenikmatan. Ia mulai menggerak gerakkan pantanya lagi maju mundur. perlahan lahan sisa batang kemaluannya melesak masuk. Panas, perih, nikmat.. segala perasaan bercampur aduk di badan, kepala, dan lubang nikmatku.

Dan kemaluanku melesak kedalam tubuhku semakin dalam, semakin dalam, semakin dalam.. Ohh, aku melenguh, dan pembantu laki laki ku terengah engah dan mengaduh aduh kenikmatan. Aku terasa panas terbakar. dan segala rasa di pikiran dan badanku seolah olah terbawa dan tertarik keluar masuk seiring dengan gerakan lembut keluar masuk penis pembantu laki laki ku di lubang kemaluan nikmatku..

Perlahan lahan pembantuku menggenjotkan kemaluannya keluar masuk lubang hangatku, semakin dalam, semakin dalam, sampai akhirnya aku merasakan bulu kemaluan dan biji pelirnya menyentuh bongkahan pantatku. Aku mendesah puas menyadari pembantu laki laki ku berhasil memasukkan seluruh kepanjangan kemaluannya ditubuhku. Dia mulai cepat mengeluar masukkan kemaluannya. Dan aku semakin basah. kemaluannya semakin hangat dan licin. Lama lama terdengarlah bercakan bercakan nikmatnya senggama dari kemaluan kerasnya yang luar biasa nikmat dan lubang cinta ku yang berbahagia.

Maju mundur, keluar masuk, ditarik dan ditembakkannya kemaluannya ke lubangku lama dan nimat. pelan pelan, keras, pelan pelan lagi, cepat, dan ohh.. dia tidak tahan dan menggulingkan tubuhku dan aku ditindihnya kuat kuat. Kemaluannya tidak lepas dari lubangku. terus menancap keluar masuk. tatkala ia berada diatasku, ia memompaku keras keras. nikmat, ohh nikmat sekali tancapan tancapan kemaluannya di lobang kemaluanku yang hangat dan nikmat.

"Teruss, teruss.." aku berteriak minta lebih oleh nikmat.
Dan pembantu laki laki ku menerjang nerjang semakin kuat, sampai akhirnya dia menggigit leherku dan menggeram kuat kuat. Tembakan kemaluannya meledak ledak kearah bongkahan pantatku. Kemaluannya didalam lobang nikmatku berpendar, enak sekali. Otomatis, entah bagaimana, lobang nikmatku meremas remas kemaluannya. Dan aku menggeram. Kemaluanku terasa mengencang dan cairan meleleh darinya banyak sekali. Ohh, nikmatnya, nikmatnya!

Cerita Dewasa - Aku tertidur dengan senyuman bahagia sejak itu. Dan pembantu laki lakiku mmengajari lebih banyak hal lagi, tentang bagaimana mengulum ngulum kemaluan laki laki dengan hebat agar si laki laki berteriak teriak nikmat. Aku berbakat, dengan cepat mulutku tidak cuma merasakan hangat dan kerasnya kemaluan pembantu laki lakiku. Tapi banyak lagi laki laki dari desa tempatku berasal. Semua puas. Semua bahagia dengan pelayananku. Lubangku sekarang juga sudah semakin mahir. Dia masih kencang, hangat, dan hebat, tapi tidak lagi merasakan sakit saat penis yang keras dan tajam pertama kali mendesak masuk.

Semakin bertambahnya usia semakin jarang kesempatan yang aku dapat, karena aku malu menggoda laki laki yang lebih muda, dan laki laki yang lebih tua kebanyakan sudah kawin, aku lebih takut lagi kalau ketahuan istrinya, dan kedokku sebagai pemuas nafsu murahan terbongkar.

Aku masih sexy. Pantatku lembut dan nikmat. Bibirku penuh dan merekah. tapi, kenapa aku harus kesepian ya? Ohh, seandainya saat ini ada kamu, laki laki yang akan memuaskanku dengan keras dan nikmatnya kejantananmu, aku akan bahagia. Mulut dan lidahku akan bahagia mengusap usap dan menghisap hisap indahnya lekuk dan liku kemaluanmu. Dan lobangku? ohh.. dia akan merekah seperti bunga menantikan kamu menghujam dan menggaruk garuk kedalamannya dengan kepala pistolmu sampai kamu puas dan membasahi lubang cintaku dengan cairan cintamu.

Ohh, seandainya, seandainya. Tapi lihat aku disini, bermimpi dan kesepian. Takut satu saat aku mati sendiri tanpa cinta. Aku kesepian. Aku sungguh kesepian. Tolonglah aku, dan aku akan mengirimimu foto tentang indahnya tubuh, bibir, dan pantatku.


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - Belajar Ng3ntot Dengan Awalan Raba-Raba

Cerita Dewasa - Dari yang pernah gua dengan tentang cerita pertama kali bersetubuh baik dari internet maupun dunia nyata, banyak sekali dari cerita - cerita itu lucu, mendebarkan, dan juga ada yang seru!

Mulai dari inilah, itulah, apalah.. hahahhaa.. pokoknya seru dah! :)

Oh iya, nich ada artikel yang lumayan bagus tentang Rangsangan dan orgas*e. Gua dapetnya dari kaskus nich :) *sorry judul artikelnya ga nyambung ama isi artikelnya..hehehe*

 

Rangsangan pada pria dimulai dari pandangan.
Pria mengalami stimulus/rangsangan karena melihat sesuatu yang sensual dan erotis dari lawan jenisnya, baik itu berupa image/penglihatan, maupun gerakan yang menimbulkan imajinasi bagi seorang pria. Jadi yang mulai bekerja adalah syaraf penglihatan. Rangsangan pada pria ditandai dengan ereksi pada Penis yang menegang akibat dari aliran darah yang berjalan cepat dan dihambat oleh beberapa pembuluh darah fleksibel pada penis, sehingga dia dapat berfungsi sebagai katup yang menghambat aliran darah dan berakibat tekanan darah pada penis mengalami kenaikan yang cukup besar, sehingga penis terkesan menegang akibat tekanan darah di lokal penis, juga nampak memerah.

Wanita
Rangsangan pada wanita dimulai dari sentuhan.

Wanita mengalami stimulus karena sentuhan, jadi yang mulai bekerja adalah syaraf perabaan(kulit). Sentuhan dan rabaan yang halus pada bagian-bagian tertentu (payudara, klitoris, bawah telinga dan sebagainya dari wanita akan menimbulkan rangsangan yang hebat pada wanita. Sama seperti pria, tekanan darah akan meningkat tetapi tidak menimbulkan tekanan lokal tetapi hampir ke seluruh tubuh, sehingga rangsangan dirasakan hampir sekujur tubuh. Tekanan lokal meningkat hanya sedikit pada puting payudara dan pada bibir vagina, sehingga puting akan mengeras, dan pada vagina akan berubah warnanya menjadi merah seperti membara akibat tekanan darah merangsang kelenjar untuk memproduksi cairan pada vagina, sehingga akan terkesan memerah dan lembab.

Waria
Rangsangan pada Waria adalah kombinasi dari keduanya. Pada hakekatnya waria adalah pria, sehingga stimulus masih dimulai dari pandangan dan ditambah dari sentuhan. Sentuhan akan berperan pada waria apabila waria telah memiliki kelebihan hormon estrogen, sehingga mempengaruhi metabolisme tubuh yang secara fisik ditandai dengan pembesaran payudara, pembesaran pada pinggul dan sebagainya. Pembesaran pada payudara akan diikuti pada pembesaran pada puting payudara. Sedangkan puting yang besar mempunyai sel-sel stimulator (sensor) perasa yang makin banyak berlipat-lipat jumlahnya, sehingga menimbulkan efek rangsangan yang sangat besar dibandingkan pada pria.

Jadi pada waria selain dia dapat merasakan rangsangan yang diakibatkan oleh pandangan mata, juga rangsangan akibat pada sentuhan seperti yang dirasakan oleh wanita. Waria merasakan stimulus/rangsangan dari penglihatan akan mempengaruhi ereksi pada penisnya, jadi rangsangannya tidak akan terasa sampai ke sekujur tubuh, tetapi rangsangan yang didapat akibat dari sentuhan yang sensual akan mengakibatkan selain ereksi pada penis juga akan merasakan rangsangan sampai sekujur tubuh seakan akan mulai dari ujung kuku sampai ujung rambut.

Cerita Dewasa - Sentuhan yang sensual pada payudara akan menyebabkan rangsangan sperti masuk ke dalam dada dan tulang belakang, persis seperti yang dirasakan oleh wanita apabila terangsang. Pengaruh tersebut diduga dari hasil kerja hormon estrogen yang berlebih, sehingga mempengaruhi pekerjaan kelenjar-kelenjar seperti pada wanita kecuali pada vagina, karena waria tidak memiliki vagina. Meskipun pada sebagian waria sudah melakukan operasi kelamin, tetapi tetap vagina milik waria tidak memiliki kelenjar seperti pada wanita, karena vagina pada waria adalah penis yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bentuknya seperti vagina.

Orgasme Pada Pria
Pria mengalami orgasme akibat jumlah sperma dalam kelenjar testis mengalami peningkatan jumlah yang sangat besar. Orgasme pada pria ditandai dengan menyemburnya sperma dari penis yang keluar secara bergelombang (berdenyut-denyut) sesuai dengan tekanan darah. Pengeluaran sperma diakibatkan oleh stimulus yang kuat, sehingga otak pada pria mendorong bagian–bagian tubuh untuk membantu menggosok-gosokkan kepala penis sehingga terjadi peningkatan tekanan pada kelenjar testis sampai suatu keadaan seperti katup yang dibuka. Jadi setelah tekanan sperma cukup besar, katup dibuka sehingga sperma menyembur.

Setelah sperma menyembur habis, maka akan mempengaruhi pembuluh darah pada penis yang kemudian mulai membuka, sehingga katup pembuluh darah ikut terbuka dan darah yang mengalir pada penis kembali normal dan penis akan semakin melemah dan terkulai. Pria merasakan orgasme terasa puas setelah sperma menyembur keluar dan habis. Tetapi yang dirasakan Pria adalah denyutan hanya pada sekitar penis, tidak pada sekujur tubuh. Biasanya pria berkelojotan seperti sekarat tetapi yang dirasakan adalah pada sekitar penis, buah kemaluan dan sekitar perut.

Orgasme Pada Wanita
Wanita mengalami orgasme akibat rangsangan yang hebat dan terasa di sekujur tubuh. Puncak sensitifitas
rangsangan ada pada klitoris dan puting payudara. Pada waktu menjelang orgasme, datangnya stimulus pada klitoris datang seperti gelombang yang silih berganti, sehingga wanita akan berteriak-teriak karena kenikmatan yang dirasakan. Perasaannya kadang sedikit berkurang atau bahkan kadang menghilang dan timbul lagi, terutama pada saat berhubungan sex dengan pria. Akibatnya, apabila pasangan pria tidak pandai membaca situasi dan mengandalikan permainan, akan berakibat pria sudah mengalami orgasme tetapi wanitanya belum, dan tentu saja akan menimbulkan kekecewaan pada wanita. Tetapi apabila wanita telah mencapai orgasme rasanya kenikmatan itu sangat luar biasa, seakan akan terbang menembus awan dan membelah langit, karena pada saat wanita mengalami orgasme hampir semua syaraf yang bekerja pada tubuh wanita berdenyut secara serempak, termasuk syaraf pada otak kecil yang mempengaruhi keseimbangan tubuh, demikian juga syaraf syaraf pada tulang belakang ikut berdenyut sehingga sekujur tubuh terasa seperti terbang ke awang awang.

Cerita Dewasa - Secara kasat mata wanita yang sedang orgasme akan bereaksi seperti mencakar, memeluk erat-erat pasangan sex-nya, bahkan menggigit dan berteriak. Orgasme pada wanita ditandai dengan keluarnya cairan bening berasa agak asin dari dalam vagina secara bergelombang sesuai denyut jantung sedemikian rupa seperti terkencing-kencing, walaupun jumlahnya tidak sebanyak air kencing tetapi cukup untuk membuat kain sprei sedikit basah. Sayang sekali tidak semua wanita dapat merasakan orgasme pada saat berhubungan sex. Berdasarkan survey, wanita yang mengalami orgasme pada saat berhubungan sex hany 15%. Sedangkan pada pria hampir 100%, karena ada juga pria yang tidak dapat mengeluarkan sperma meskipun sudah berhubungan berjam-jam, sehingga dapat dikategorikan sebagai pria yang tidak orgasme.

Orgasme Pada Waria
Sebagaimana pada rangsangan, waria adalah pada hakikatnya pria tetapi tubuhnya sudah dipengaruhi hormon estrogen secara berlebih, sehingga orgasme pada waria akan seperti pria yang secara fisik mengalami pengeluaran sperma dari penisnya. Biasanya waktu untuk mencapai orgasme lebih panjang dibandingkan pada saat dia masih pria murni. Karena waria memiliki organ-organ tubuh wanita seperti payudara, puting susu dan kelenjar metabolisme di dalam tubuhnya, maka orgasme pada waria akan terasa seperti wanita.

Pada saat menjelang orgasme, waria akan mengalami seperti yang dirasakan oleh wanita, karena semua syaraf dalam tubuhnya akan berdenyut secara serempak, juga syaraf otak kecil dan tulang belakang, sehingga membuat kondisi seperti terbang. Hal ini tidak dirasakan oleh pria dan waria yang belum memiliki payudara, karena payudara adalah tanda fisik bahwa hormon estrogen dalam tubuh waria telah bekerja dan berfungsi sebagaimana mestinya. Orgasme pada waria ditandai dengan menyemburnya sperma pada penis, tetapi waria akan merasakan terbang dan mencakar lawan bermainnya seperti layaknya wanita.

Penulis belum dapat menceritakan orgasme yang dirasakan oleh waria yang telah dioperasi kelamin (Post-Operasi), karena belum ada teman waria yang sudah operasi yang dapat memberikan referensi. Sedangkan penulis adalah seorang waria yang belum operasi, sehingga dapat memberikan referensi baik mulai masih menjadi pria dan setelah menjadi waria.

Kesimpulan
Jadi dapat dipakai sebagai kesimpulan awal, bahwa kenikmatan orgasme yang tertinggi adalah waria (karena merasakan kombinasi kenikmatan pria dan wanita), dan waria hampir selalu berhasil orgasme baik dalam kegiatan sex maupun masturbasi. 


Sedangkan urutan kedua adalah wanita, karena wanita mengalami orgasme di sekujur tubuhnya dan dapat berulang beberapa kali dalam satu kegiatan (hubungan sex ataupun masturbasi), meskipun hanya 15% wanita yang dapat mengalami orgasme pada saat hubungan sex.

Cerita Dewasa - Sedangkan urutan terakhir adalah pada pria, karena hanya merasakan kenikmatan orgasme hanya pada seputaran penis, tidak pada sekujur tubuh dan tidak terbang. Dan kenikmatan orgasme hanya sekali dalam satu kegiatan (hubungan sex dan masturbasi)."
oleh anggrek bulan
Oh iya, kalo ada cerita pertama yang pernah kamu rasain, mbok disharing disini ajah :)
ayolah.. jangan malu - malu.. hehehe :) 

KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - K*ntol Om Di3ntot ABG Sebelah Rumah

Cerita Dewasa - Kontol Om Dientot ABG Sebelah Rumah, Minggu sore hampir pukul empat. Setelah menonton CD porno sejak pagi
penisku tak mau diajak kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera
disarungkan ke vagina. Masalahnya, rumah sedang kosong melompong.
Istriku pulang kampung sejak kemarin sampai dua hari mendatang,
karena ada kerabat punya hajat menikahkan anaknya. Anak tunggalku
ikut ibunya. Aku mencoba menenangkan diri dengan mandi, lalu
berbaring di ranjang. Tetapi penisku tetap tak berkurang ereksinya.
Malah sekarang terasa berdenyut-denyut bagian pucuknya.
“Wah gawat gawat nih. Nggak ada sasaran lagi. Salahku sendiri nonton
CD porno seharian”, gumamku.

 

Aku bangkit dari tiduran menuju ruang tengah. Mengambil segelas air
es lalu menghidupkan tape deck. Lumayan, tegangan agak mereda.
Tetapi ketika ada video klip musik barat agak seronok, penisku
kembali berdenyut-denyut. Nah, belingsatan sendiri jadinya. Sempat
terpikir untuk jajan saja. Tapi cepat kuurungkan. Takut kena
penyakit kelamin. Salah-salah bisa ketularan HIV yang belum ada
obatnya sampai sekarang. Kuingat-ingat kapan terakhir kali barangku
terpakai untuk menyetubuhi istriku. Ya, tiga hari lalu. Pantas kini
adik kecilku uring-uringan tak karuan. Soalnya dua hari sekali harus
nancap. “Sekarang minta jatah..”. Sambil terus berusaha menenangkan
diri, aku duduk-duduk di teras depan membaca surat kabar pagi yang
belum tersentuh.

Cerita Dewasa - Tiba-tiba pintu pagar berbunyi dibuka orang. Refleks aku mengalihkan
pandangan ke arah suara. Renny anak tetangga mendekat.
“Selamat sore Om. Tante ada?”
“Sore.. Ooo Tantemu pulang kampung sampai lusa. Ada apa?”
“Wah gimana ya..”
“Silakan duduk dulu. Baru ngomong ada keperluan apa”, kataku ramah.

ABG berusia sekitar lima belas tahun itu menurut. Dia duduk di kursi
kosong sebelahku.
“Nah, ada perlu apa dengan Tantemu? Mungkin Om bisa bantu”, tuturku
sambil menelusuri badan gadis yang mulai mekar itu.
“Anu Om, Tante janji mau minjemi majalah terbaru..”
“Majalah apa sich?”, tanyaku. Mataku tak lepas dari dadanya yang
tampak mulai menonjol. Wah, sudah sebesar bola tenis nih.
“Apa saja. Pokoknya yang terbaru”.
“Oke silakan masuk dan pilih sendiri”.

Kuletakkan surat kabar dan masuk ruang dalam. Dia agak ragu-ragu
mengikuti. Di ruang tengah aku berhenti.
“Cari sendiri di rak bawah televisi itu”, kataku, kemudian
membanting pantat di sofa.
Renny segera jongkok di depan televisi membongkar-bongkar tumpukan
majalah di situ. Pikiranku mulai usil. Kulihati dengan leluasa
tubuhnya dari belakang. Bentuknya sangat bagus untuk ABG seusianya.
Pinggulnya padat berisi. Bra-nya membayang di baju kaosnya. Kulitnya
putih bersih. Ah betapa asyiknya kalau saja bisa menikmati tubuh

yang mulai berkembang itu.

“Nggak ada Om. Ini lama semua”, katanya menyentak lamunan nakalku.
“Nggg.. mungkin ada di kamar Tantemu. Cari saja di sana”
Selama ini aku tak begitu memperhatikan anak itu meski sering main
ke rumahku. Tetapi sekarang, ketika penisku uring-uringan tiba-tiba
baru kusadari anak tetanggaku itu ibarat buah mangga telah mulai
mengkal. Mataku mengikuti Renny yang tanpa sungkan-sungkan masuk ke
kamar tidurku. Setan berbisik di telingaku, “inilah kesempatan bagi
penismu agar berhenti berdenyut-denyut. Tapi dia masih kecil dan
anak tetanggaku sendiri? Persetan dengan itu semua, yang penting
birahimu terlampiaskan”.

Akhirnya aku bangkit menyusul Renny. Di dalam kamar kulihat anak itu
berjongkok membongkar majalah di sudut. Pintu kututup dan kukunci
pelan-pelan.
“Sudah ketemu Ren?” tanyaku.
“Belum Om”, jawabnya tanpa menoleh.
“Mau lihat CD bagus nggak?”
“CD apa Om?”
“Filmnya bagus kok. Ayo duduk di sini.”

Cerita Dewasa - Gadis itu tanpa curiga segera berdiri dan duduk pinggir ranjang. Aku
memasukkan CD ke VCD dan menghidupkan televisi kamar.
“Film apa sih Om?”
“Lihat saja. Pokoknya bagus”, kataku sambil duduk di sampingnya. Dia
tetap tenang-tenang tak menaruh curiga.
“Ihh..”, jeritnya begitu melihat intro berisi potongan-potongan
adegan orang bersetubuh.
“Bagus kan?”
“Ini kan film porno Om?!”
“Iya. Kamu suka kan?”
Dia terus ber-ih.. ih ketika adegan syur berlangsung, tetapi tak
berusaha memalingkan pandangannya.

Memasuki adegan kedua aku tak tahan lagi. Aku memeluk gadis itu dari
belakang.
“Kamu ingin begituan nggak?”, bisikku di telinganya.
“Jangan Om”, katanya tapi tak berusaha mengurai tanganku yang
melingkari lehernya.
Kucium sekilas tengkuknya. Dia menggelinjang.
“Mau nggak gituan sama Om? Kamu belum pernah kan? Enak lo..”
“Tapi.. tapi.. ah jangan Om.” Dia menggeliat berusaha lepas dari
belitanku. Namun aku tak peduli. Tanganku segera meremas dadanya.
Dia melenguh dan hendak memberontak.
“Tenang.. tenang.. Nggak sakit kok. Om sudah pengalaman..”

Tangan kananku menyibak roknya dan menelusupi pangkal pahanya. Saat
jari-jariku mulai bermain di sekitar vaginanya, dia mengerang.
Tampak birahinya sudah terangsang. Pelan-pelan badannya kurebahkan
di ranjang tetapi kakinya tetap menjuntai. Mulutku tak sabar lagi
segera mencercah pangkal pahanya yang masih dibalut celana warna
hitam.

“Ohh.. ahh.. jangan Om”, erangnya sambil berusaha merapatkan kedua
kakinya. Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya kemudian
kupelorotkan dan kulepas. Aku terpana melihat pemandangan itu.
Pangkal kenikmatan itu begitu mungil, berwarna merah di tengah, dan
dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya. Klitorisnya juga mungil. Tak
menunggu lebih lama lagi, bibirku segera menyerbu vaginanya. Kuhisap-
hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih
perawan dia. Renny terus menggelinjang sambil melenguh dan mengerang
keenakan. Bahkan kemudian kakinya menjepit kepalaku, seolah-olah
meminta dikerjai lebih dalam dan lebih keras lagi.

Oke Non. Maka lidahku pun makin dalam menggerayangi dinding
vaginanya yang mulai basah. Lima menit lebih barang kenikmatan milik
ABG itu kuhajar dengan mulutku. Kuhitung paling tidak dia dua kali
orgasme. Lalu aku merangkak naik. Kaosnya kulepas pelan-pelan.
Menyusul kemudian BH hitamnya berukuran 32. Setelah kuremas-remas
buah dadanya yang masih keras itu beberapa saat, ganti mulutku
bekerja. Menjilat, memilin, dan mencium putingnya yang kecil.

“Ahh..” keluh gadis itu. Tangannya meremas-remas rambutku menahan
kenikmatan tiada tara yang mungkin baru sekarang dia rasakan.
“Enak kan beginian?” tanyaku sambil menatap wajahnya.
“Iii.. iya Om. Tapi..”
“Kamu pengin lebih enak lagi?”

Tanpa menunggu jawabannya aku segera mengatur posisi badannya. Kedua
kakinya kuangkat ke ranjang. Kini dia tampak telentang pasrah.
Penisku pun sudah tak sabar lagi mendarat di sasaran. Namun aku
harus hati-hati. Dia masih perawan sehingga harus sabar agar tidak
kesakitan. Mulutku kembali bermain-main di vaginanya. Setelah
kebasahannya kuanggap cukup, penisku yang telah tegak kutempelkan ke
bibir vaginanya. Beberapa saat kugesek-gesekkan sampai Renny makin
terangsang. Kemudian kucoba masuk perlahan-lahan ke celah yang masih
sempit itu. Sedikit demi sedikit kumaju-mundurkan sehingga makin
melesak ke dalam. Butuh waktu lima menit lebih agar kepala penisku
masuk seluruhnya. Nah istirahat sebentar karena dia tampak menahan
nyeri.

“Kalau sakit bilang ya”, kataku sambil mencium bibirnya sekilas.
Dia mengerang. Kurang sedikit lagi aku akan menjebol perawannya.
Genjotan kutingkatkan meski tetap kuusahakan pelan dan lembut. Nah
ada kemajuan. Leher penisku mulai masuk.
“Auw.. sakit Om..” Renny menjerit tertahan.
Aku berhenti sejenak menunggu liang vaginanya terbiasa menerima
penisku yang berukuran sedang. Satu menit kemudian aku maju lagi.
Begitu seterusnya. Selangkah demi selangkah aku maju. Sampai
akhirnya.. “Ouuu..”, dia menjerit lagi. Aku merasa penisku menembus
sesuatu. Wah aku telah memerawani dia. Kulihat ada sepercik darah
membasahi sprei.

Cerita Dewasa - Aku meremas-remas payudaranya dan menciumi bibirnya untuk
menenangkan. Setelah agak tenang aku mulai menggenjot anak itu.
“Ahh.. ohh.. asshh…”, dia mengerang dan melenguh ketika aku mulai
turun naik di atas tubuhnya. Genjotan kutingkatkan dan erangannya
pun makin keras. Mendengar itu aku makin bernafsu menyetubuhi gadis
itu. Berkali-kali dia orgasme. Tandanya adalah ketika kakinya
dijepitkan ke pinggangku dan mulutnya menggigit lengan atau pundakku.

“Nggak sakit lagi kan? Sekarang terasa enak kan?”
“Ouuu enak sekali Om…”
Sebenarnya aku ingin mempraktekkan berbagai posisi senggama. Tapi
kupikir untuk kali pertama tak perlu macam-macam dulu. Terpenting
dia mulai bisa menikmati. Lain kali kan itu masih bisa dilakukan.

Sekitar satu jam aku menggoyang tubuhnya habis-habisan sebelum
spermaku muncrat membasahi perut dan payudaranya. Betapa nikmatnya
menyetubuhi perawan. Sungguh-sungguh beruntung aku ini.
“Gimana? Betul enak seperti kata Om kan?” tanyaku sambil memeluk
tubuhnya yang lunglai setelah sama-sama mencapai klimaks.
“Tapi takut Om..”
“Nggak usah takut. Takut apa sih?”
“Hamil”
Aku ketawa. “Kan sperma Om nyemprot di luar vaginamu. Nggak mungkin
hamil dong”
Kuelus-elus rambutnya dan kuciumi wajahnya. Aku tersenyum puas bisa
meredakan adik kecilku.

“Kalau pengin enak lagi bilang Om ya? Nanti kita belajar berbagai
gaya lewat CD”.
“Kalau ketahuan Tante gimana?”
“Ya jangan sampai ketahuan dong”
Beberapa saat kemudian birahiku bangkit lagi. Kali ini Renny
kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan
lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan
jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani ABG sebelah rumah.. 


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Remaja 5exy Lagi Pesta 5ex Group 5ex dll

Bisa bikin si kecil muntah gan ???








KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Gairah Hubungan 5eks Antara Suami

Gairah hubungan seks antara suami dan istri di dalam rumah tangga dapat menurun yang diakibatkan berbagai hal. Monoton atau kurangnya sebuah variasi seks adalah hal utama yang bertanggung jawab atas menurunnya gairah seks pada rumah tangga. Kurangnya variasi dalam hubungan seksual akan menimbulkan kebosanan bercinta.
 
 

1. Coba hal baru, maaf bukan berarti anda harus mencari pasangan baru, namun mencoba gaya - gaya bercinta yang baru yang belum pernah anda lakukan sebelumnya. Dengan mencoba melakukan gaya - gaya bercinta yang baru, hal ini dapat mengembalikan gairah hubungan suami istri yang selama ini menurun dapat kembali memanas.

2. Mengulang kembali hal lama. Mengulang cara melakukan hubungan seksual sama seperti saat anda masih pacaran adalah salah satu senjata ampuh untuk membangkitkan kembali gairah rumah tangga.

Apakah foreplay yang biasa anda lakukan saat ini masih sepanas seperti pada masa - masa pacaran?
Apakah anda saat ini masih suka memainkan puting dan payudara istri dengan penuh semangat seperti pada masa pacaran dulu?

Apakah anda masih berminat, lidah anda bermain dengan nakal di area 'Miss V' istri anda seperti dahulu?


Rata - rata 96% pasangan akan menjawab, Tidak!


Jika anda ingin mengembalikan gairah seksual seperti pada saat anda baru mengenal pasangan sah anda, lakukan hal - hal diatas dan rasakan kembali gejolak gairah seksual masa silam yang begitu membara.


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cewek Yang Bisa Buat Cowok Jadi M3rangsang

Awas jangan sampai ngiler ya gan ???





KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - Ngerang Tok3t Nggigit K*ntol

Cerita Dewasa - Aku seorang fotografer yang sering mengorbitkan model2 yang belum punya nama. Aku punya kenalan banyak produser film dan agency model, sehingga aku selalu berhasil menyalurkan para model2 baru ini kepada mereka. Mereka percaya karena model2 yang kuajukan biasanya tidak pernah mengecewakan walaupun mereka belum berpengalaman.


Aku kenalan dengan satu cewek amoy, sebut saja Fika, abg asal kota amoy, Singkawang. Seperti ciri kebanyakan abg amoy, Fika punya perawakan kutilang tapi gak darat, karena toketnya lumyayan gede. Pinggangnya ramping dan pinggulnya yang besar sehingga membuat setiap lelaki betah berlama2 menyapu tubuh Fika dengan matanya. Apalagi kalo liat Fika jalan, pantatnya yang besar bergerak kekiri kekanan mengikuti gerak langkahnya. Pasti bikin napsu lelaki yang ngeliatnya, apalagi Fika sering pake celana panjang, apalagi pendek, yang ketat. Kulitnya yang putih dan wajah sendu dengan sepasang mata sipit menambah kecantikan Fika. Yang khas lagi dari Fika adalah bulu tangan dan kaki yang panjang2, ditambah dengan kumis tipis yang menghiasi bagian atas dari bibir mungilnya, menambah keseksiannya. Pastilah jembutnya lebat, dan napsunya gede.

Cerita Dewasa - Model pakeannya juga selalu seperti yang dipake abg amoy, rambut lurus sebahu yang dicat kepirangan, blus ketat yang menonjolkan kemontokkan toketnya, dan celana hipster yang juga ketat sehingga pinggang dan pinggulnya pasti menarik perhatian lelaki yang melihatnya. Lagian blus ketatnya cuma sepinggang sehingga pinggang dan perutnya yang putih mulus serta pusernya suka ngintip kalo Fika bergerak. Fika ingin mencoba peruntungannya dibidang modelling.

"Kamu punya bikini atau daleman model bikini gak?", tanyaku ketika menjadwalkan sesi pemotretan. "Punya om, cowokku sering beliin aku daleman model bikini, mana kekecilan dan tipis lagi. Bikini juga ada". "Kamu bawa ya, juga bawa baju ganti karena kita akan shooting di vila, kalo enggak selesai kita nginep ya". "Nginep om?", tanyanya. "Napa, kamu keberatan? Kalo gak selesai masa mesti balik lagi dan besok kesana lagi. Buang2 waktu lah, lagian kita juga bisa bikin foto sesionnya malem kan".
Pada hari yang dijanjikan, Fika membawa tas yang berisi baju ganti, bikini dan beberapa daleman bikini serta mantel. " Hai Fik", sapaku ketika jumpa di resto yang menjadi tempat pertemuan kami. Fika pake blus ketat warna pink dan jins hipster ketat juga. "Wah kamu cantik sekali, Fik, seksi juga lagi", kataku sambil menyalami Fika. "Om belum pernah neh dapet model amoy, mana amoynya bahenol lagi". Aku duduk didepan Fika. "Kita berangkat sekarang yuk". Kamipun beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke mobil ku yang diparkir di halaman resto. 

Di jok belakang teronggok tas yang berisi peralatan fotografi, serta peralatan bantu lainnya. Segera mobil meluncur meninggalkan tempat parkir, menembus kemacetan kota menuju ke vilaku yang terletak di daerah Puncak. Selama diperjalanan kami ngoborol ngalor ngidul. Aku mampir disebuah mini mart didekat vila dan membeli makanan dan minuman serta keperluan lainnya. Belanjaan yang cukup banyak itu ditaruh dibagasi mobil mengingat di jok belakang dah dipenuhi peralatan foto. Sesampainya di vila, ku menurunkan semua bawaannya. Fika membantu ngangkatin juga selain tas pakeannya. "Gak ada yang nungguin ya om", tanya Fika. "Ada yang nunggu, setan". "Bener om ada setannya", Fika membelalak ketakutan. "He he om becanda kok, kalo juga ada setan, setannya takut ama om. Kan om rajanya setan", kataku sembari mencolek pinggang Fika yang terbuka. "Ih, om geli ah", jeritnya manja. "Kan vila ini kosong, jadi kalo om mo pake vilanya, ada orang yang dateng buat membersihkan seluruh vila sebelumnya". 

Cerita Dewasa - Makanan dan minuman dimasukkan ke lemari es, sebagian diletakkan dimeja pantri. Ketika itu dah sore, matahari dah mulai turun. "Fik, masih ada matahari, fotosession dulu yuk. Kamu pake deh bikini kamu. Om tunggu di belakang ya, di kolam renang". Fika masuk ke salah satu kamar dan mengganti pakeannya dengan bikini. Karena bikininya minim, toketnya yang besar montok seakan mo ngeloncat keluar. Demikian juga jembutnya yang lebat ngintip dari sela2 cd bikininya. Aku menelan ludah ketika melihat Fika berbikini sexy. "Wao, mulus banget Fik. Merangsang banget". Aku segera memberi arahan pada Fika untuk berpose di pinggir kolam renang dan mulai mengambil gambar. Karena Fika belum pernah akting maka gayanya kaku. "Kamu malu ya Fik ama om, kok kaku banget seh gaya kamu". "Enggak kok om, Fika gak malu". "Anggep aja om cowok kamu supaya kamu bisa lebih rilex gayanya". Dengan sabar aku mengarahkan Fika berpose sehingga akhirnya dapet juga satu set foto Fika berbikini. Aku mengomentari apa yang harus diperbaiki sembari melihat foto2 yang diambilnya di laptop.

Karena dah mulai gelap, foto session dipindah kedalem. Di ruang tamu. "Fik, kamu ganti pake lingeri, bawa kan". "Bawa om", Fika menghilang lagi kekamar dan mengganti bikininya dengan daleman tipis dan minim yang model bikini juga. Aku kembali ternganga melihat kemontokan bodi Fika. Karena dalemannya yang tipis maka berbayanglah pentil toket Fika yang belum terlalu besar dan berwarna pink kecoklatan. Demikian pula jembutnya yang lebatpun terlihat jelas dibalik cd tipis yang dipakenya. "Wah Fik, kamu lebih merangsang begini daripada telanjang bulet". Foto session dimulai lagi dengan menggunakan sofa. Lampu sorot dipake untuk menambah pencahayaan. Fika tanpa canggung berpose lebih vulgar dari yang di kolam renang, pahanya selalu dikangkangkan menonjolkan kelebatan jembutnya. Toketnyapun selalu dibusungkan sehingga terekam dengan jelas kemontokannya di kameraku. Sementara aku sendiri terlihat sekali susah mengendalikan napsu yang sudah sangat berkobar2 melihat kemontokan Fika. 

Karena sudah mendapatkan banyak masukan dari hasil sesi foto bikini, Fika jauh lebih rilex berposenya dan memerlukan sangat sedikit perbaikan sehingga cepat selesai sesi foto lingerie. Akupun men set kameranya ke lap top dan mulai membahas satu persatu foto yang telah dibuat dengan Fika. "Foto session ke 3 telanjang ya Fik". "Siapa takut, tapi makan dulu ya om, Fika dah laper neh". "Kita cari makan diluar ya Fik, deket vila ada warung sate kambing, enak". "Biar tambah hot ya om", jawab Fika sembari menghilang ke kamar. Keluar dari kamar dia dah memakai pakaeannya yang tadi, blus dan jins hipster. "Fik, kalo malem dingin, kamu gak bawa mantel". "Ada om", kata Fika sembari masuk ke kamar lagi mengambil mantelnya. Sampe sini aku belum menunjukkan aktivitas apa2, walaupun sudah sangat bernapsu.
Sekembali dari makan, Fika memakai bikininya lagi dan mengajakku berenang. Air kolamnya terasa hangat walaupun tidak dipanasi. Aku hanya bercelana gombrong. 

”Om..”. Aku menjilati lehernya, ”tenang aja Fik, nikmati ..” . Fika benar benar tak kuasa menolak semua itu , dia hanya pasrah menikmati permainan itu. Kembali aku menciumi bibir Fika lagi . Fika pun membalasnya dengan penuh nafsu . Dengan cepat aku melepas bra bikini yang di kenakan Fika . Fika sama sekali tak menolak . Dadanya telah terbuka. Aku menatap toketnya, yang segera kuraba2. Tubuh Fika gemetar. pentilnya juga kumainkan dengan liar. Fika mendesah “ ahh.. .. ehhh ….om ohh… “. Aku
pun menjulurkan lidah , menjilati pentilnya yang tampak menonjol keluar. Fika sudah sepenuhnya di kuasai birahi . Aku dengan bernafsu melumat, menyedot toketnya. Membuat Fika semakin birahi. Suara erangan nikmat Fika terdengar , menambah gairahku . Aku pun mengurai ikatan cd bikini Fika sehingga dalam sekejab Fika sudah bertelanjang bulat. Jembutnya yang lebat menyelimuti daerah nonoknya. Dengan lembut aku meraba raba paha putih mulusnya. Perlahan aku mengelus elus paha putih Fika. Sambil sedikit demi sedikit Fika merenggangkan kedua kakinya, aku dapat jelas melihat cairan nikmat yang merembes dari nonok Fika membasahi selangkangan. aku menjilati daun telinganya sehingga membuatnya terangsang geli. Satu sentuhan lembut, jarinya tepat di belahan nonoknya. Membuat suara erangan birahi keluar dari mulut Fika. “AAhh …… “ . aku terus aktif menyapu pentilnya dengan lidah, toketnya tampak mengeras karena napsu . Di sertai getaran getaran jariku di atas belahan nonoknya, membuat tubuh Fika bergejolak. “ohh..... ahhh .. sudah, Fika gak tahan lagi .. ..” erangnya ketika jariku bergerak semakin cepat di belahan nonoknya, keatas dan kebawah. aku tidak berhenti , jariku bergetar semakin liar. Pentil Fika juga kujilat cepat . Tubuh Fika mengejang , Fika menjerit keenakan, dia nyampe.

Nafasnya masih memburu di sertai degup jantungnya yang berdetak cepat . Akupun menciumi bibir nya. "Fik, kamu merasa nikmat gak ..” tanyaku, sambil terus mencium bibir Fika dengan mesra. Dengan dua jari, bibir nonoknya kukuakkan lebar. Fika mengerang . aku menatap nonok Fika, dengan liangnya yang basah . itilnya tampak memerah dan membesar . Aku menjulurkan lidah menjilati itil Fika . Lagi lagi Fika mengerang nikmat. Jilatanku di itil Fika terus membangkitkan nafsu birahi Fika . Sebentar aja Fika telah kembali bernapsu. Fika terus mengerang kenikmatan . Lendir nonok Fika mengalir terus . Rasa nikmat dan gatal mendera itilnya yang tegang terangsang. Dan tubuhnya kembali menegang . “ ahh…enak…ahhh..enak..” erangnya . Lidahku terus bergerak menyapu itil Fika dan membawa Fika kembali mengejang kerena nyampe lagi . Tubuh Fika pun kembali lemas . "Om, belum dientot aja Fika dah 2 kali nyampe, apalagi kalo dah dientot ya om". Setelah beberapa saat , aku membawa tubuh bugil Fika kedalam kamar dan membaringkannya di ranjang. Fika berjalan agak gontai dan sempoyongan, tubuhnya terasa lemas dan tenaganya seperti hilang . "Kok masuk om, Fika pengen banget mo maen di kolam". "Kan diluar dingin Din, ntar masuk angin lagi. Besok kan kita mo foto session nude lagi".

Sekarang Fika telah berbaring di ranjang. aku memberikan minuman yang tadi kubeli di minimart kepada Fika. Aku pun mulai membuka celanaku. kontolku yang tegang sudah siap untuk memasuki nonok Fika. Aku menghampiri Fika . aku meminta Fika mengemut kontolku. “kontol om”, kata Fika lirih. "Emangnya kenapa Fik". "kontol om besar sekali, lebih besar dan lebih panjang dari kontol cowok Fika”. Jemarinya mulai menyentuh kepala kontolku. Pertama kali Fika hanya memegang dengan kedua jemarinya. “Aah… terus dong Fik, pegang erat dengan kedua tanganmu”, rayuku penuh nafsu. “Iiih… keras sekali om”, bisik Fika. "Ayo dong digenggam dengan kedua tanganmu, aahh…” aku mengerang nikmat saat tiba-tiba saja Fika bukannya menggenggam tapi malah meremas kuat. “Iiih sakit ya om", tanyanya. aku menatap Fika. “Ooouhh jangan dilepas Fik, remas seperti tadi, lekas Fik, oohh…” erangnya lirih. Fika kembali meremas kontolku seperti tadi. aku melenguh nikmat. Fika menatap kontol yang kini sedang diremasnya, jemari kedua tangannya secara bergantian meremas batang dan kepala kontolku. Jemari kiri berada di atas kepala kontol sedang jemari yang kanan meremas batangnya. aku hanya bisa melenguh panjang pendek. “.sshh…Fik… terusss, yaahh… ohh… ssshh”. Fika memandang aku sambil tersenyum dan mulai mengusap-usap maju mundur, setelah itu digenggam dan diremas seperti semula tetapi kemudian dia mulai memompa dan mengocok kontolku maju mundur.

“Aakkkhh… ssshh” aku menggelinjang menahan nikmat. Fika semakin bersemangat melihat aku merasakan kenikmatan, kedua tangannya bergerak makin cepat maju mundur mengocok kontolku. “Fik…aahhgghh… sshh, sekarang diemut Fik", pintaku. Fika pun menjulurkan lidahnya dan menjilati ujung kontolku. Tapi belum diemutnya . aku mendorong kontolku hingga ke mulut Fika . "ayo dong ..Fik, diemut ..dong..” pintaku . Fika pun perlahan membuka mulutnya. kon toku segera melucur masuk ke dalam mulutnya. “ ufff …ughh …. “ suara Fika tertahan kontol . Fika mengeluar masukkan kontolku didalam mulutnya. aku kemudian menggeser tubuhnya kebawah sampai mukanya tepat berada di atas kedua bulatan toket Fika, perutnya yang menekan nonok Fika. Kembali aku menggerayangi toket Fika, aku mulai menggesekkan jemariku mulai dari bawah toket di atas perut terus menuju gumpalan kedua toketnya yang kenyal dan montok. 

Cerita Dewasa - Fika merintih dan menggelinjang antara geli dan nikmat. “Om, geli, ayo dong om Fika dientot", erangnya lirih. Beberapa saat aku mempermainkan kedua pentilnya yang kemerahan dengan ujung jemariku. Fika menggelinjang lagi, aku memuntir sedikit pentilnya dengan lembut. ”Om…” Fika kembali mendesah. Secara bersamaan akhirnya aku meremas-remas gemas kedua toketnya dengan sepenuh nafsu. “Aawww… om”, Fika mengerang dan kedua tangannya memegangi kain sprei dengan kuat. aku semakin menggila tak puas meremas lalu aku mulai menjilati kedua toket Fika secara bergantian. Aku menjilati seluruh permukaan toket Fika sampai basah, mulai dari toket yang kiri lalu berpindah ke toket yang kanan, kugigit-gigit pentil Fika secara bergantian sambil kuremas-remas dengan gemas. Lima menit kemudian aku menghisap kedua pentil Fika sekuat-kuatnya. Aku tak peduli Fika menjerit dan menggeliat kesana-kemari, sesekali Fika memegang dan meremasi rambutku, sementara aku tetap mencengkeram dan meremasi kedua toket Fika bergantian sambil menghisap-hisap pentilnya. Pentil Fika kupilin dengan lidahku sambil terus kuhisap. Fika hanya bisa mendesis, mengerang, dan beberapa kali memekik kuat ketika gigiku menggigiti pentilnya dengan gemas, hingga tak heran kalau di beberapa tempat di kedua bulatan toket Fika nampak berwarna kemerahan bekas hisapan dan garis-garis kecil bekas gigitanku. 

Cukup lama aku mengemut toket Fika, setelah itu aku merayap menurun ke bawah. Ketika lidahku bermain di atas pusar Fika, Fika mulai mengerang-erang kecil keenakan, aku mengecup dan membasahi seluruh perutnya. Ketika bergeser ke bawah lagi, aku membetulkan posisinya di atas selangkangan Fika. Aku membuka ke dua belah paha Fika lebar-lebar, Fika sudah sangat terangsang sekali. Kedua tangan Fika masih tetap memegangi kain sprei. aku memandangi nonok Fika yang ditumbuhi jembut lebat. Bibir nonoknya kelihatan gemuk dan padat berwarna putih sedikit kecoklatan, sedangkan celah sempit berada diantara kedua bibir nonoknya. Selanjutnya aku langsung menyosor menekan nonok Fika, hidungku menyelip di antara kedua bibir nonok Fika. Bibirku mengecup bagian bawah bibir nonok Fika dengan bernafsu, sementara tanganku merayap ke balik paha Fika dan meremas pantatnya yang bundar dengan gemas. aku mulai mencumbui bibir nonok Fika yang tebal itu secara bergantian. Puas mengecup dan mengulum bibir bagian atas, aku mengecup dan mengulum bibir nonok Fika bagian bawah. Karena ulahku, Fika sampai menjerit-jerit karena nikmatnya, tubuhnya menggeliat hebat dan terkadang meregang kencang, beberapa kali kedua pahanya sampai menjepit kepalaku yang lagi asyik masyuk bercumbu dengan bibir nonoknya. Aku memegangi kedua belah pantat Fika yang sudah berkeringat agar tidak bergerak terlalu banyak. Fika meremasi rambutku sampai kacau. Kadang pantatnya dinaikkan sambil mengejan nikmat atau kadang digoyangkan memutar seirama dengan jilatan lidahku pada seluruh permukaan nonoknya. Fika berteriak makin keras, dan terkadang seperti orang menangis saking tak kuatnya menahan kenikmatan. 

Tubuhnya menggeliat hebat, kepalanya bergerak ke kiri dan ke kanan dengan cepat, sambil mengerang tak karuan. aku semakin bersemangat melihat tingkahnya. Kusibakkan bibir nonok Fika, terlihat daging berwarna merah muda yang basah oleh air liurnya bercampur dengan cairan lendir Fika. aku mengusap dengan lembut bibir nonoknya, agak ke atas dari liang nonoknya yang sempit itu ada tonjolan daging kecil sebesar kacang hijau yang juga berwarna kemerahan, itilnya. Lalu secepat kilat dengan lidah aku menyentil2 itil Fika. Fika memekik sangat keras sambil menyentak-nyentakkan kedua kakinya kebawah. Fika mengejang hebat, pinggulnya bergerak liar dan kaku, sehingga jilatanku pada itilnya jadi luput. Dengan gemas aku memegang kuat-kuat kedua belah paha Fika lalu kembali menempelkannya bibir dan hidungku di atas celah kedua bibir nonok Fika. Aku menjulurkan lidahku keluar sepanjang mungkin lalu kutelusupkan menembus jepitan bibir nonok Fika dan kembali menyentil itilnya. Fika memekik tertahan dan tubuhnya kembali mengejan sambil menghentak-hentakkan kedua kakinya. Pantat nya terangkat ke atas sehingga lidahku memasuki celah bibir nonoknya lebih dalam dan menyentil-nyentil itilnya. 

Begitu singkat karena tak sampai 1 menit Fika mengejan kembali dan ada semburan lemah dari dalam liang nonoknya berupa cairan hangat agak kental banyak sekali. aku masih menyentil it il Fika beberapa saat sampai tubuh Fika terkulai lemah dan akhirnya pantatnya pun jatuh kembali ke kasur. Fika melenguh panjang pendek meresapi kenikmatan yang baru dirasakan, sementara aku masih menyedot sisa-sisa lendir yang keluar ketika Fika nyampe. Seluruh selangkangan Fika tampak basah penuh air liurku bercampur lendirnya yang kental. aku menjilati seluruh permukaan nonok Fika sampai agak kering, “Fik…puas kan…” bisikku lembut namun Fika sama sekali tak menjawab, matanya terpejam rapat. “Giliran om ya Fik, om mau masuk nih”, bisikku lagi. "Om nakal ih. Sekarang dientot yang lama ya om", rengek Fika. "Yang penting Fika nikmat kan". "Nikmat banget2, om".

Aku segera bangkit dan duduk setengah berlutut di atas tubuh Fika yang telanjang berkeringat. Aku menarik kaki Fika ke atas dan kutumpangkan kedua paha Fika pada pangkal pahaku sehingga kini selangkangan Fika menjadi terbuka lebar. Aku menarik pantat Fika ke arahku sehingga kontolku langsung menempel di atas nonok Fika yang masih basah. Aku mengusap-usapkan kepala kontolku pada kedua belah bibir nonok Fika dan lalu beberapa saat kemudian kontol kutepuk2kan dengan gemas ke nonok Fika. Fika menggeliat manja dan tertawa kecil, “Om… iiih.. gelii... aah”. "Fik, kontol om mau masuk nih”, bisikku penuh nafsu. “Om, masukin buruan. Fika dah gak tahan lagi neh", sahut Fika. Sedikit kusibakkan bibir nonok Fika, lalu kuarahkannya kepala kontolku yang besar ke liang nonok Fika yang sempit. Aku mulai menekan dan tekan lagi… akhirnya perlahan-lahan mili demi mili liang nonok Fika membesar dan mulai menerima kehadiran kepala kontolku. Fika menggigit bibir saking nikmatnya. aku melepaskan jemariku dari bibir nonok Fika dan plekk…bibir nonok Fika langsung menjepit nikmat kepala kontolku.

Fika memejamkan matanya rapat-rapat dan kedua tangannya kembali memegangi kain sprei. aku agak membungkukkan badan ke depan agar pantatku bisa lebih leluasa untuk menekan ke bawah. Aku memajukan pinggulku dan akhirnya kepala kontolku mulai tenggelam di dalam nonok Fika. Aku kembali menekan, mili demi mili kontolku secara pasti terus melesak ke dalam nonok Fika. Aku terus menekan kontolku, terus memaksa memasuki nonok Fika yang luar biasa sempit itu. aku memegang pinggul Fika, dan kutarik kearah kontolku sehingga masuk makin ke dalam. Aku menghentak keras ke bawah, dengan cepat kontolku mendesak masuk nonok Fika. Fika mengerang nikmat. Kuhentakkannya lagi pantatku ke bawah dan akhirnya kontolku secara sempurna telah tenggelam sampai kandas terjepit di antara bibir nonok Fika. aku berteriak keras saking nikmatnya, mataku mendelik menahan jepitan ketat nonok Fika yang luar biasa. 

Aku merebahkan badannya di atas tubuh Fika yang telanjang, Fika memelukku, toketnya kembali menekan dadaku. nonoknya menjepit meremas kuat kontolku yang sudah amblas semuanya. “Fik… bagaimana rasanya”, bisikku. "Nikmat banget om”, jawabnya. Aku mencium bibir Fika dengan bernafsu, dan Fikapun membalas dengan tak kalah bernafsu. Kami saling berpagutan lama sekali, lalu sambil tetap begitu aku mulai menggoyang pinggul naik turun. kontolku mulai menggesek nonok Fika. Pinggulku menghunjam-hunjam dengan cepat mengeluar masukkan kontolku yang tegang. Fika memeluk punggungku dengan kuat, kukunya terasa menembus kulitku. Fika merintih dan memekik keenakan.

Beberapa kali Fika sempat menggigit bibirku saking napsunya. aku hanya merasakan betapa nonok Fika yang hangat dan lembut itu menjepit sangat ketat kontolku. Ketika kutarik keluar terasa daging nonok Fika seolah mencengkeram kuat kontolku, sehingga terasa ikut keluar. "Fik, om nggak tahan lagi nih aahhgghghh”, bisikku. “peju om mau keluar". "Fika juga mo nyampe om, barengan yach". Dan akhirnya pejuku ngecret di nonok Fika. Fikapun ikut mengejang ketika merasakan hangatnya pejuku yang menyembur2 seperti dam yang bobol didalam nonoknya. Kamipun berpelukan puas. Dan tanpa terasa kami ketiduran sambil berpelukan telanjang bulat karena kecaapaian dalam permainan tadi.

Kami tertidur sampai menjelang pagi. Ketika terbangun, aku membangunkan Fika juga lalu kami berdua mandi bersama karena semalem kami gak sempet mandi. Di dalam kamar mandi kami saling membersihkan dan berciuman. aku minta Fika jongkok dan menjilati serta mengulum kontolku yang sudah tegak berdiri lagi. kontolku dikulum Fika sambil dikocok pelan-pelan naik turun. “Enak banget Fik, terus diemut Fik”, erangku. Kemudian giliranku, Fika kusuruh berdiri sambil kaki satunya ditumpangkan di bibir bathtub. Aku menyerang selangkangan Fika, khususnya itilnya, dengan lidah sehingga Fika mengerang sambil memegang kepalaku dan menenggelamkannya lebih dalam ke nonoknya. aku menjulurkannya lidahnya lebih dalam ke nonok Fika sambil mengorek-korek itilnya dengan jari manis. Semakin hebat rangsangan yang Fika rasakan sampai akhirnya dia nyampe, dengan derasnya lendirnya keluar tanpa bisa dibendung. aku menjilati dan menelan semua lendirnya. “Om, nikmat banget deh, Fika sampe lemes”, kata Fika. “Ya udah kamu istirahat aja, om mau sediain makanan dulu ya”, kataku sambil keluar dari kamar mandi bertelanjang bulat. Fika mengikutinya, juga dengan bertelanjang bulat. Kami sarapan sereal yang dicampur dengan susu, sambil minum kopi. Aku menghangatkan kue2 yang kemarin dibelinya di microwave. Sambil bercanda2 kami menyantap semua makanan yang tersedia.

Sehabis makan langsung aku menyiapkan kembali peralatan fotonya untuk sesi foto telanjang. Dalam keadaan telanjang bulat Fika berpose dengan macam2 gaya, dikamar mandi, diranjang, disofa, dimeja makan, di beranda dan terakhir kembali dikolam renang. aku mengekspos kemontokan Fika, toket, pentil, pantat dan jembut Fika. Cukup lama sesi foto berlangsung. Seperti ketika sesi lingeri, tak banyak kesulitan yang dialami Fika. Dia sudah bisa berpose secara alami, berkat arahan dan kenikmatan yang dia peroleh dari aku.

Selesai pemotretan, Fika berbaring didipan. aku menjatuhkan dadaku diantara kedua belah paha Fika. Lalu dengan gemas, kuciumi pusarnya. ” Om, geli!” Fika menggeliat manja. aku tersenyum sambil terus saja menciumi pusar Fika berulang2 hingga dia menggelinjang beberapa kali. Dengan menggunakan ke2 siku dan lutut aku merangkak sehingga wajahku terbenam diantara ke2 toket Fika. Aku mengecup pentilnya sebelah kiri, kemudian pindah ke pentil kanan. Kuulangi beberapa kali, kemudian aku meremes toket Fika dengan lembut. Remasanku membuat pentil Fika makin mengeras, dengan cepat kukecup pentil Fika dan kukulum2 sambil mengusap punggungnya. “Kamu cantik sekali, Fik. Kamu gak dicariin ortu kamu kan", kataku sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Fika. Fika hanya tersenyum, menggelengkan kepalanya. Fika merangkul leherku, dan mencium bibirku. Lidahnya nyelip masuk mulutku. Kami langsung berpagutan lagi, Fika sangat bernapsu meladeni ciumanku. aku mencium bibirnya, kemudian lidahku kembali menjalar menuju ke toket dan mengulum pentil Fika. Terus menuju keperut dan menjilati pusar Fika hingga Fika menggelepar menerima rangsangan itu yang terasa nikmat. 

“Om enak sekali..” nafasnya terengah2. Lumatan kulanjutkan pada itil Fika, kujilati, kukulum2, sehingga Fika semakin terangsang hebat. Pantatnya terangkat supaya lebih dekat lagi kemulutku. akupun memainkan lidahku ke dalam nonok Fika yang sudah kubuka sedikit dengan jari. Ketika responsnya sudah hampir mencapai puncak, aku menghentikannya. Aku ganti keposisi 69. Aku telentang dan minta Fika telungkup diatas tubuhku tapi kepala ke arah kontolku. Aku minta Fika untuk kembali menjilati kepala kontolku lalu mengulum kontolku keluar masuk mulutnya dari atas. Setelah Fika lancar melakukannya, aku menjilati nonok dan itil Fika lagi dari bawah.

Selang beberapa lama kami melakukan pemanasan maka aku berinisiatif untuk menancapkan kontolku di nonok Fika. Fika kutelentangkan, pahanya kukangkangkan, pantatnya kuganjal dengan bantal. aku kemudian menelungkup diatas Fika. kontol digesek2kan di nonok Fika yang sudah banyak lendirnya lagi karena itilnya kujilati barusan. “Ayo om cepat, Fika sudah tidak tahan lagi”, pintanya dengan bernafsu. “Wah kamu sudah napsu ya Fik, om suka kalo kita ngentot setelah kamu napsu banget sehingga nikmat banget rasanya ketika kontol om masuk ke nonok kamu”, jawabku. Dengan pelan tapi pasti aku memasukkan kontolnya ke nonok Fika. Fika melenguh sambil merasakan kontol besar menerobos nonoknya yang masih sempit. aku terus menekan2 kontolku dengan pelan sehingga akhirnya masuk semua. Lalu kutarik pelan-pelan juga dan kumasukkan lagi sampai mendalam, terasa kontolku nancep dalem sekali. “Om enjot yang cepat dong, Fika udah mau nyampe ach.. Uch.. Enak om, lebih enak katimbang dijilat om tadi”, lenguhnya. “Om juga mau ngecret, Fik”, jawabku. Dengan hitungan detik kami berdua nyampe bersama sambil merapatkan pelukan, terasa nonok Fika berkedutan meremes2 kontolku. Lemas dan capai kami berbaring sebentar untuk memulihkan tenaga.

Cerita Dewasa - Sudah satu jam kami beristirahat, lalu aku minta Fika mengemut kontolku lagi. “Om belum puas Fik, mau lagi, boleh kan?” kataku. “Boleh om, Fika juga pengen ngerasain lagi nyampe seperti tadi. Om gak ada matinya, baru aja ngecret dah pengen masuk lagi”, jawabnya sambil mulai menjilati kepala kontolku yang langsung ngaceng dengan kerasnya. Kemudian kepalanya mulai mengangguk2 mengeluar masukkan kontolku dimulutnya. aku mengerang kenikmatan, “Enak banget Fik emutanmu. Tadi nonokmu juga ngempot kontol om ketika kamu nyampe. Nikmat banget deh, boleh diulang ya Fik kapan2". Fika diam tidak menjawab karena ada kontol dalam mulutnya. “Fik, om udah mau ngecret nih, om masukkin lagi ya ke nonok kamu”, kataku sambil minta Fika nungging. Sambil nungging Fika bertanya, “Mau dimasukkin di pantat ya om, Fika gak mau ah”. “Ya gak lah Fik, ngapain di pantat, di nonok kamu udah nikmat banget kok”, jawabku. Urat2 berwarna hijau di kulit batang kontolku makin membengkak. Aku menekan pinggulku sehingga kepala kontolku nyelip di bibir nonok Fika. Terasa bibir nonok Fika menjepit kontolku yang besar itu. Aku menciumi leher Fika, “Oh…om”, lenguh Fika ketika aku menciumi telinganya. 

Dengan pelan kumasukkan kontolku ke nonok Fika. Pelan2 kutarik sedikit kontolku, kemudian kudorong lagi. Hal ini kulakukan beberapa kali sehingga lendir nonok Fika makin banyak keluarnya, mengolesi kepala kontolku. Sambil mendesah, aku menekan lagi kontolku masuk lebih dalam. Aku kembali menarik kontolku hingga tinggal kepalanya yang terselip di bibir luar nonok Fika, lalu kudorong kembali pelan2. “Fik, nanti dorong pinggul kamu kebelakang ya”, kataku sambil menarik kembali kontolku. Aku kembali mencium telinga Fika dan mendorong kontolku masuk. Pentilnya kuremes dengan jempol dan telunjuk. Fika tersentak karena enjotan kontolku dan secara reflex dia mendorong pinggulnya ke belakang sehingga kontolku nancap lebih dalam. kontol kembali kutarik keluar lagi dan kubenamkan lagi pelan2, begitu kulakukan beberapa kali sehingga seluruh kontolku sudah nancap di nonok Fika. ”Akh om”, lenguhnya ketika terasa kontolku sudah masuk semua, terasa nonoknya berdenyut meremes2 kontolku. aku terus menekan2 sampe amblas semua, terasa kontolku masuk dalem sekali, seperti tadi ketika pantat Fika diganjel bantal. kontol mulai kukeluarmasukkan dengan irama lembut. Tanpa sadar Fika mengikuti iramanya dengan menggoyangkan pantatnya. 

Cerita Dewasa - Tangan kiriku menjalar ke toket Fika dan meremas-remas kecil, sambil mulai memompa dengan semakin cepat. Fika mulai merasakan nikmatnya, “Om, nikmat banget ya dientot om, lebih nikmat dari dientot cowok Fika. Terus yang cepet ngenjotnya om, rasanya Fika udah mau nyampe lagi”, erangnya. itilnya tergesek kontol ketika aku mengenjotkan kontolkua masuk. Fika menjadi terengah2 karena nikmatnya. “Fik, nonokmu peret sekali, terasa lagi empotannya, enak banget Fik ngentot dengan kamu”. Terasa bibir nonok Fika ikut terbenam setiap kali kontol dienjot masuk. “Om”, erangnya. Terdengar bunyi “plak” setiap kali aku menghunjamkan kontolku. Bunyi itu berasal dari beradunya biji pelerku dengan pangkal paha Fika, setiap aku mengenjot kontolku masuk. “Fik, om udah mau ngecret”, erangku lagi. Aku menghunjamkan kontolku dalam2 di nonok Fika dan terasalah pejuku nyembur2 di dalam nonok Fika. Bersamaan dengan itu, “Om, Fika nyampe juga om”, Fika mengejang karena ikutan nyampe. "Om, nikmat banget, kapan ngentotin Fika lagi".


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - Bercinta Ser Dengan Ibu Guru

Cerita Dewasa - Jika ingat dulu waktu sekolah, pasti ada saja salah satu guru yang menjadi favorit anda, mungkin banyak juga yang memfavoritkan ibu guru, apalagi ibu guru cantik, dan suka berpenampilan seksi, jadi pengen ngentot ibu guru kan, dari awalnya menghayal sampailah pada onani :P , okelah ini adalah cerita dewasa tentang pengalaman murid yang bisa bercinta dengan ibu guru nya sendiri, cerita nya hot dan mungkin akan membuat anda senat senut. Mungkin . bukan cerita seks ibu dosen, tapi cerita seks ibu guru.

 

Sebagai siswa sebuah SMU Swasta, aku bukanlah murid yang pintar tapi juga tidak bodoh-bodoh amat. Biasa-biasa saja. Tidak bisa dibanggakan. Yang bisa aku banggakan adalah wajahku yang ganteng dengan bentuk tubuh yang atletis. Tinggi jangkung dan berat yang seimbang. Dan paling aku banggakan adalah ukuran kemaluanku yang luar biasa besarnya, panjangnya 22 cm dengan diameter 5 cm. Membuat iri teman laki-lakiku.

Namaku Doni, cukup terkenal di sekolahku. Mungkin karena aku bandel dan sering berganti-ganti cewek. Banyak teman sekolahku yang pernah aku tiduri. Mereka tergila-gila setelah menikmati kontolku yang luar biasa dan tahan lama kalau bersetubuh.

Sore itu, setelah semua pelajaran selesai aku bergegas pulang kerumah. Semua buku-buku sudah kumasukkan kedalam tas. Kustart sepeda motorku menuju jalan raya. Tapi di tengah perjalanan aku baru ingat, pulpenku tertinggal di dalam kelas. Dengan tergesa-gesa aku balik lagi ke sekolahku. Setelah mengambil kembali pulpenku, aku berjalan lagi menuju parkir sepeda motorku. Untuk mencapai tempat parkir, aku harus melewati ruangan guru.

Cerita Dewasa - Ketika melewati ruangan guru-guru, aku mendengan suara mendesah-desah disertai rintihan-rintihan kecil. Aku penasaran dengan suara-suara itu. Aku mendekati pintu ruangan, suara-suara itu semakin keras. Aku semakin penasaran dibuatnya. Kubuka pintu ruangan, dengan berjalan mengendap-endap, aku mencari tahu darimana datangnya suara-suara itu. Begitu mendekati ruangan Bu siska, aku terkejut. Disana kulihat Bu Siska, guru bahasa Inggrisku yang telah setahun menjanda, sedang bercumbu dengan Pak Rio, guru olahragaku, dalam posisi berdiri.

Bibir mereka saling kecup. Lidah mereka saling sedot. Tangan Pak Rio meremas-remas pantat Bu Siska yang padat, sedangkan tangan Bu Siska melingkar dipinggang Pak Rio. Mereka yang sedang asik tak tahu akan kehadiranku. Aku mendekati arah mereka. Aku membungkukkan badan dan bersembunyi dibalik meja, mengintip mereka dari jarak yang sangat dekat.

Mereka menyudahi bercumbu, kemudian Pak Rio duduk dipinggir meja, kakinya menjuntai kelantai. Bu Sisca berdiri didepannya. Bu siska mendekati Pak Rio, dengan buasnya dia menarik celana panjang Pak Rio. Tak ketinggalan celana dalam Pak Rio juga diembatnya. Hingga Pak Rio setengah telanjang. Bu Siska menguru-urut kontol Pak Rio. Kontolnya yang tidak begitu besar, sedikit demi sedikit menegang. Bu Siska membungkukkan tubuhnya, hingga wajahnya pas diatas selangkangan Pak Rio. Kontol Pak Rio diciuminya.

“Isep.. sayang.. isep.. kontolku” suruh Pak Rio.
Bu Siska tersenyum mengangguk. Dia mulai menjilati kepala kontol Pak Rio. Terus turun kearah pangkalnya. Bu Siska sangat pintar memainkan lidahnya dikontol Pak Rio.
“Oohh.. enakk.. sayang.., truss.., truss”.

Pak Rio mengerang ketika Bu Siska mengulum kontolnya. Seluruh batang kontol Pak Rio masuk kemulutnya. Kontol Pak Rio maju mundur didalam mulut Bu Siska. Tangan Bu Siska mengurut-urut buah pelirnya. Pak Rio merasakan nikmat yang luar biasa. Matanya merem melek. Pantatnya diangkat-angkat. Aku sangat terangsang melihat pemandangan itu. Kuraba-raba kontolku yang menegang. Kubuka retsleting celanaku.Kukocok-kocok kontolku dengan tanganku. Birahiku memuncak. Ingin rasanya aku bergabung dengan mereka, tapi keinginan itu kutahan, menunggu saat yang tepat.

Lima belas menit berlalu, Pak Rio menarik dan menjambak kepala Bu Siska.
“Akhh.., akuu.. mauu.., ke.. keluar sayang” Pak Rio menjerit histeris.
“Keluarin aja sayang, aku ingin meminumnya” sahut Bu Siska.
Bu Siska tak mempedulikannya. Semakin cepat dikulumnya kontol Pak Rio dan tangan kanannya mengocok-ngocok pangkal kontol Pak Rio seirama kocokan mulutnya. Kontol Pak Rio berkedut-kedut, otot-ototnya menegang.

Dan crott! crott! crott! Pak Rio menumpahkan spermanya didalam mulut Bu Siska. Bu Siska meminum cairan sperma itu. Kontol Pak Rio terus dijilatinya, hingga seluruh sisa-sisa sperma Pak Rio bersih. Kontol Pak Rio kemudian mengecil didalam mulutnya.

Pak Rio yang sudah mencapai orgasme kemudian turun dari meja.
“Kamu puas sayang dengan serviceku” tanya Bu siska.
“Puas sekali, kamu pitar sayang” puji Pak Rio sambil tersenyum.
“Gantian sayang, sekarang giliranmu memberiku kepuasan” pinta Bu Siska.
Bu Siska melepaskan gaunnya, juga pakaian atasnya, hingga dia telanjang bulat. Astaga ternyata Bu Siska tak memakai apa-apa dibalik gaunnya. Aku dapat melihat dengan jelas lekuk tubuh mulusnya, putih bersih, ramping dan sexy dengan buah dada yang besar dan padat, juga bentuk memeknya yang indah dihiasi bulu-bulu yang dicukur tipis dan rapi.

Cerita Dewasa - Bu Siska kemudian naik keatas meja, kakinya diselonjorkan kelantai. Pak Rio mendekatinya. Memek Bu Siska diusap-usp dengan tangannya. Jari-jarinya dimasukkan, mencucuk-cucuk memek Bu Siska. Bu Siska menjerit nikmat.
“Isep sayang, isep memekku sayang” pinta Bu Siska menghiba.
Pak Rio menurunkan wajahnya mendekati selangkangan Bu Siska. Lidahnya dijulurkan kememek Bu Siska. Disibaknya bibir memek Bu Siska dengan lidahnya. Pak Rio mulai menjilati memek Bu Siska.
“Oohh.. truss.. sayang.., jilatin terus.., akhh” Bu Siska mendesah.
Pak Rio dengan lihainya memainkan lidahnya dibibir memek Bu Siska. Dihisapnya memek Bu Siska dari bagian luar kedalam. Memek Bu Siska yang merah dan basah dicucuk-cucuknya. Kelentitnya disedot-sedot dengan mulutnya.
“Oohh.., enakk.., truss.., truss.., sayang” jerit Bu Siska.

Hampir seluruh bagian memek Bu Siska dijilati Pak Rio. Tanpa sejengkalpun dilewatinya.
“Akkhh.., akuu.. mauu.. ke.. keluar.. sayang” erang Bu Siska.
Memeknya berkedut-kedut. Otot-otot memeknya menegang. Dijambaknya rambut Pak Rio, dibenamkannya keselangkangannya.
“A.. akuu.., keluarr.., sayang” Bu Siska menjerit histeris ketika mencapai orgasme. Memeknya sangat basah oleh cairan spermanya. Pak Rio menjilati memeknya hingga bersih.

“Kamu puas Sis?” tanya Pak Rio pendek.
“Belum! Entot aku sayang, aku ingin merasakan kontolmu” pinta Bu Siska.
“Maaf Sis! Aku tak bisa, aku harus pulang”.
“Nanti istriku curiga, aku pulang sore” sahut Pak Rio menolak.
“Kamu pengecut Rio! Dikasih enak aja takut!” kata Bu Siska jengkel.
Matanya meredup, memohon pada Pak Rio. Pak Rio tak mempedulikannya. Dia mengenakan celananya, kemudian berlalu meninggalkan Bu Siska yang menatapnya sambil memohon.

Ini kesempatanku! Pikirku dalam hati. Nafsu birahiku yang sudah memuncak melihat mereka saling isap, ingin disalurkan. Setelah Pak Rio berlalu, kudekati Bu Siska yang masih rebahan diatas meja. Kakinya menggantung ditepi meja. Dengan hati-hati aku berjalan mendekat. Kulepaskan baju seragamku, juga celanaku hingga aku telanjang bulat. Kontolku yang sudah menegang, mengacung dengan bebasnya. Sampai didepan selangkangan Bu siska, tanganku meraba-raba paha mulusnya. Rabaanku terus keatas kebibir memeknya. Dia melenguh. Kusibakkan bibir memeknya dengan tanganku. Kuusap-usap bulu memeknya. Kudekatkan mulutku keselangkangannya. Kujilati bibir memeknya dengan lidahku.

“Si.. siapa.., kamu” bentak Bu Siska ketika tahu memeknya kujilati.
“Tenang Bu! Saya Doni murid Ibu! Saya Ingin memberi Ibu kepuasan seperti Pak Rio” sahutku penuh nafsu.
Bu Siska tidak menyahut. Merasa mendapat angin segar. Aku semakin berani saja. Nafsu birahi Bu Siska yang belum tuntas oleh Pak Rio membuatnya menerima kehadiaranku.

Aku melanjutkan aktivitasku menjilati memek Bu Siska. Lubang memeknya kucucuk dengan lidahku. Kelentitnya kusedot-sedot.
“Oohh.., truss.. Don.., truss.. isep.. sayang” pintanya memohon.
Hampir setiap jengkal dari memek Bu siska kujilati. Bu Siska mengerang menahan nafsu birahinya. Kedua kakinya terangkat tinggi, menjepit kepalaku.

Cerita Dewasa - Lima belas menit berlalu aku menyudahi aktivitasku. Aku naik keatas meja. Aku berlutu diatas tubuhnya. Kontolku kuarahkan kemulutnya. Kepalanya tengadah. Mulut terbuka menyambut kehadiran kontolku yang tegang penuh.
“Wow! Gede sekali kontolmu!” katanya sedikit terkejut.
“Isep Bu! Isep kontolku!” pintaku.

Bu Siska mulai menjilati kepala kontolku, terus kepangkalnya. Pintar sekali dia memainkan lidahnya.
“Truss.. Buu.. teruss.., isepp” aku mengerang merasakan nikmat.
Bu Siska menghisap-isap kontolku. Kontolku keluar masuk didalam mulutnya yang penuh sesak.

“Akuu.. tak.., tahann.., sayang! Entot aku sayang” pintanya.
“Ya.., ya.. Buu” sahutku.
Aku turun dari meja, berdiri diantara kedua pahanya. Kugenggam kontolku, mendekati lubang memeknya. Bu Siska melebarkan kedua pahanya, menyambut kontolku. Sedikit demi sedikit kontolku memasuki lubang memeknya. Semakin lama semakin dalam. Hingga seluruhnya amblas dan terbenam. Memeknya penuh sesak oleh kontolku.
Aku mulai mengerakkan pantatku maju mundur. Klecot!Klecot! Suara kontolku ketika beradu dengan memeknya.
“Ooh.., nik.. matt.., sayang.., truss” Bu Siska mendesah.

Kuangkat kedua kakinya kebahuku. Aku dapat melihat dengan jelas kontolku yang bergerak-gerak maju mundur.
“Ooh.., Buu.., enakk.. banget.., memekmu.., hangat” desahku.

Sekitar tiga puluh menit aku menggenjotnya, kurasakan memeknya berkedut-kedut, otot-ototnya menegang.
“Akuu.., tak.. tahan.., Don, aku.. mau.. keluarr” jeritnya.
“Tahan.. Buu.., aku.. masih tegang” sahutku.
Dia bangun duduk dimeja memegang pinggangku erat-erat, mencakar punggungku.
“Akkhh.., akuu.. keluar” Bu Siska menjerit histeris.
Nafasnya memburu. Dan kurasakan memeknya sangat basah, Bu siska mencapai orgasmenya. Ibu guruku yang sudah berumur 37 tahun menggelepar merasakan nikmatnya kusetubuhi.

Aku yang masih belum keluar, tak mau rugi. Kucabut kontolku yang masih tegang. Kuarahkan kelubang anusnya. Kedua pahanya kupegang erat.
“Ja,.jangan.., Don” teriaknya ketika kepala kontolku menyentuh lubang anusnya.
Aku tak memperdulikannya. Kudorong pantatku hingga setengah batang kontolku masuk kelubang anusnya yang sempit.
“Aow! Sakitt.. cabutt.., Don.., aku.. sakitt.. jangan” teriaknya keras.
Kusodok terus hingga seluruh batang kontolku amblas. Kemudian dengan perlahan tapi pasti kugerakkan pantatku maju mundur.

Teriakan Bu Siska mengendor. Berganti dengan desahan-desahan dan rintihan kecil. Bu Siska sudah bisa menikmati sentuhan kontolku dianusnya.
“Jadi dicabut ngga Bu” candaku.
“Jangan sayang, enak banget” katanya sambil tersenyum.

Kusodok terus lubang anusnya, semakin lama semakin cepat. Bu Siska menjerit-jerit. Kata-kata kotor keluar dari mulutnya. Aku semakin mempercepat sodokanku ketika kurasakan akan mencapai orgasme.
“Buu.., akuu.. mauu.. ke.. keluarr” aku melolong panjang.
“Akhh.. akuu juga sayang” sahutnya.

Cerita Dewasa - Crott! Crott! Crott! Aku menumpahkan sperma yang sangat banyak dilubang anusnya. Kutarik kontolku. Kuminta dia turun dari meja untuk menjilati kontolku. Bu Siska menurutinya. Dia turun dari meja dan berlutut dihadapanku. Kontolku dikulumnya. Sisa-sisa spermaku dijilatinya sampai bersih.

“Kamu hebat Don, aku puas sekali” pujinya.
“Aku juga Bu” sahutku.
“Baru kali ini memekku dimasuki kontol yang sangat besar” katanya.
“Ibu mau khan terus menikmatinya” kataku.
“Tentu sayang” jawabnya sambil berdiri dan mengecup bibirku.

Kami beristirahat sehabis merengkuh kenikmatan. Kenikmatan selanjutnya kudapatkan dirumahnya. Bu Siska, guruku ternyata hyperseks. Dia kuat sekali ngentot. Satu malam bisa sampai empat kali.


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU


Cerita Dewasa - Goyangan XXX Kapten Kapal

Cerita Dewasa - Aku adalah seorang gadis dari Kawanua, sebut saja namaku Inge, aku anak pertama dari 6 bersaudara dan aku satu-satunya anak perempuan. Kehidupan ekonomi keluargaku bisa dibilang mencemaskan. Beruntung aku bisa tamat SMA, ini karena aku mendapat beasiswa dari Yayasan Super Semar.

 

Aku sedih melihat keadaan keluargaku, ayahku adalah seorang Pegawai Negeri golongan II, ibuku hanyalah seorang Ibu Rumah Tangga yang tidak mempunyai skill, kerjanya hanya mengurus putra-putrinya. Rasanya aku ingin membantu ayah, mencari uang. Tapi apalah daya aku hanya lulusan sekolah menengah, namun begitu kucoba untuk melamar kerja di perusahaan yang ada di kota Manado. Hasilnya nihil, tak satupun perusahaan yang menerima lamaranku. Aku mahfum, disaat krisis sekarang ini banyak PT yang jatuh bangkrut, kalaupun ada PT yang bertahan itu karena mem-PHK sebagian karyawannya.

Cerita Dewasa - Lalu aku berpikir, kenapa aku tidak ke Jakarta saja, kata orang di Ibukota banyak lowongan pekerjaan, dan aku teringat tetanggaku Mona namanya, dia itu katanya sukses hidup di Jakarta, terbukti kehidupan keluarganya meningkat drastis. Dahulu kehidupan keluarga Mona tidak jauh berbeda dengan keadaan keluargaku, pas-pasan. Tapi sejak Mona merantau ke Jakarta, ekonomi keluarganya makin lama makin berubah. Bangunan rumah Mona kini sudah permanen, isi perabotnya serba baru, dari kursi tamu, tempat tidur semuanya mewah, juga TV 29" antena parabola dan VCD mereka miliki. Aku ingin seperti Mona, toh dia juga hanya tamatan SMA. Kalau dia bisa kenapa aku tidak? Aku harus optimis.

Pada suatu hari di bulan September, tahun 1998 aku pamit kepada keluargaku untuk merantau ke Jakarta. Meskipun berat papa dan mama merelakan kepergianku. Dengan bekal uang Rp 75.000 dan tiket kelas Ekonomi hasil hutang papaku di kantor, aku akhirnya meninggalkan desa tercinta di Kawanua. Dari desa aku menuju pelabuhan Bitung, aku harus sudah sampai di pelabuhan sebelum pukul 6 sore karena KM Ciremai jurusan Tg.Priok berangkat jam 19:00 WIT, waktu satu jam tentu cukup untuk mencari tempat yang nyaman. Karena tiketku tidak mencantumkan nomor seat, maklum kelas ekonomi, aku berharap mendapat lapak untuk menggelar tikar ukuran tubuhku. Tapi sial, angkutan yang menuju pelabuhan begitu terlambat, pada waktu itu jam sudah menunjuk pukul 18:45. Waktuku hanya 15 menit. Ternyata KM.Ciremai sudah berlabuh, aku melihat hiruk pikuk penumpang berebut menaiki tangga, aku tergolong calon penumpang yang terakhir, dengan sisa-sisa tenagaku, aku berusaha lari menuju KM.Ciremai, aku hanya menggendong tas punggung yang berisi pakaian 3 potong.

Aku sudah berada di dek kapal kelas ekonomi, tapi hampir semua ruangan sudah penuh oleh para penumpang. Keringat membasahi seluruh tubuhku, ruangan begitu terasa pengap oleh nafas-nafas manusia yang bejibun. Aku hanya bisa berdiri di depan sebuah kamar yang bertuliskan Crew, di sekitarku terdapat seorang Ibu tua bersama 2 orang anak laki-laki usia sekolah dasar. Mereka tiduran di emperan tapi kelihatannya mereka cukup berbahagia karena dapat selonjoran. Aku berusaha mencari celah ruang untuk dapat jongkok. Aku bersyukur, Ibu Tua itu rupanya berbaik hati karena bersedia menggeserkan kakinya, kini aku dapat duduk, tapi sampai kapan aku duduk kuat dengan cara duduk begini. Sedangkan perjalanan memakan waktu 2 hari 2 malam.

Cerita Dewasa - Tidak lama kemudian KM.Ciremai berangkat meninggalkan pelabuhan Bitung, hatiku sedikit lega, dan aku berdoa semoga perjalanku ini akan mengubah nasib. Tak sadar aku tertidur, aku sedikit terkejut sewaktu petugas menanyakan tiket, aku ingat tiketku ada di dalam tas punggungku. Tapi apa lacur, tasku raib entah dimana, aku panik, aku berusaha mencari dan bertanya kepada Ibu tua dan anak laki-lakinya, tapi mereka hanya menggelengkan kepala.

"Cepat keluarkan tiketmu.." ujar seorang petugas sedikit menghardik.

"Aku kehilangan tas, tiket dan uangku ada di situ.." jawabku dengan sedih.

"Hah, bohong kamu, itu alasan kuno, bilang aja kamu tak membeli tiket, Ayo ikut kami ke atas," bentak petugas yang bertampang sangar.

Akhirnya aku dibawa ke dek atas dan dihadapkan kepada atasan petugas tiket tadi.

"Oh.. ini orangnya, berani-beraninya kamu naik kapal tanpa tiket," kata sang atasan tadi.

"Tiketku hilang bersama pakaianku yang ada di tas, saya tidak bohong Pak, tapi benar-benar hilang.."

"Bah itu sih alasan klasik Non, sudah ratusan orang yang minta dikasihani dengan membuat alasan itu." ucapnya lagi.

"Kalau Bapak tak percaya ya sudah, sekarang aku dihukum apapun akan aku lakukan, yang penting aku sampai di Jakarta."

"Bagus, itu jawaban yang aku tunggu-tunggu.." ujar lelaki berseragam putih-putih itu. “Ikut aku…” ujarnya sambil berjalan ke ruangannya.

Kalau kutaksir mungkin lelaki tersebut baru berusia 45 tahun, tapi masih gagah, tinggi, tegap, padat dan atletis. Otot-ototnya tampak bersembulan dari balik seragamnya yang pas ukurannya itu. Hanya kumis dan rambutnya yang menonjolkan ketuaannya karena agak beruban.

"Tapi ingat kamu sudah berjanji, akan melakukan apa saja.." ujar lelaki itu, seraya menunjukkan jarinya ke jidatku.

"Sekarang kamu mandi, biar tidak bau, tuh handuknya dan di sana kamar mandinya.." sambil menunjuk ke arah kiri.

Betapa girang hatiku, diperlakukan seperti itu, aku tidak menyangka lelaki itu ternyata baik juga. Betapa segarnya nanti setelah aku mandi.

"Terima kasih Pak," ujarku seraya memberanikan diri untuk menatap wajahnya, ternyata ganteng juga.

"Jangan panggil Pak, panggil aku Kapten.." tegasnya.

Aku sempat membaca namanya yang tertera di baju putihnya. "Kapten Jhonny" itulah namanya.

Aku sekarang sudah berada di kamar mandi.

"Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi," gumamku nyaris tak terdengar. Kunyalakan showernya maka muncratlah air segar membasahi tubuhku yang mulus ini, kugosok-gosokan tubuhku dengan sabun, kuraih shampo untuk mencuci rambutku yang sempat lengket karena keringat.

Cerita Dewasa - Sepuluh menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, aku bingung untuk bersalin pakaian, aku harus bilang apa kepada Sang Kapten. "Wah cantik juga kamu," tiba-tiba suara itu mengejutkan diriku. Dan yang lebih mengejutkan adalah pelukan Sang Kapten dari arah belakang. Aku hanya terdiam, "Siapa namamu, Sayang?" bisiknya mesra. "Inge.." jawabku lirih. Aku tidak berusaha berontak, karena aku ingat akan janjiku tadi. Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku. Aku menggelinjang, entah geli atau terangsang, yang pasti sampai usiaku 19 tahun aku belum pernah merasakan sentuhan lelaki. Bukannya tidak ada lelaki yang naksir padaku, ini karena sikapku yang tidak mau berpacaran. Banyak teman sekelas yang berusaha mendekatiku, selain cantik, tubuhku seksi karena aku rutin voli, renang, jogging dan senam. Aku juga tergolong pandai, makanya aku mendapat beasiswa. Maka tak heran banyak lelaki di sekolahku yang berusaha memacariku, tapi aku cuek, alias tidak merespon.

"Ooohh.. jangan Kapten." hanya kata-kata itu yang keluar dari mulutku ketika pria separuh baya itu menyentuh barang yang amat berharga bagi wanita, bulu-bulu lembut yang tumbuh di sekitar vaginaku dielusnya dengan lembut, sementara handuk yang melekat di tubuhku sudah jatuh ke lantai. Dan aku pun tahu bahwa lelaki ini sudah bertelanjang bulat. Sungguh seksi sekali dia kalau bugil begini. Otot-ototnya yang kekar, menyembul nakal di sana-sini, seakan-akan menantangku untuk mengekslorasinya lebih jauh.

Aku merasakan benda kenyal yang mengeras menyentuh pantatku, nafas hangat dan wangi yang memburu terus menjelajahi punggungku, tangannya yang tadi mengelus vaginaku sekarang meremas-remas kedua payudaraku yang ranum, ini membuat dadaku membusung dan mengeras. Aku tak percaya, tangan lelaki ini seolah mengandung magnet, karena mampu membangkitkan gairah yang tak pernah kurasakan seumur hidupku.

"Ooohh.. aahh.." hanya desahan panjang yang dapat kuekspresikan bahwa diriku berada dalam libido yang betul-betul mengasyikan.

"Inge kau betul-betul lugu, pegang dong batangku," kata Kapten Jhonny, seraya meraih tanganku dan menempelkannya ke batang zakarnya yang keras, panjang tapi kenyal.

"Jangan diam saja, remaslah, biar kita sama-sama enak.." ujarnya lagi.

Akhirnya walaupun aku sebelumnya tidak pernah melakukan senggama, naluriku seolah membimbing apa yang harus kuperbuat apabila bercumbu dengan seorang laki-laki. Akhirnya aku berbalik, kuraih batang kemaluannya kuremas dan kukocok-kocok, sampai kumainkan biji pelirnya yang licin. Sang Kapten mendesah-desah, "Ooohh.. aachh.. enak sekali Sayang, teruskan.. oh teruskan.." sambil matanya terpejam-pejam. Aku jongkok, tanpa ragu kujilat dan kukulum torpedo Sang kapten, sampai terbenam ke tenggorokanku. Namun karena ukurannya yang kebesaran, membuatku susah untuk menelannya.

Aku benar-benar menikmatinya seperti menikmati es Jolly kesukaanku di waktu kecil dulu. Aku tak peduli erangannya, kusedot, kusedot dan kusedot terus, sampai akhirnya zakar Sang Kapten yang panjangnya 20 centi itu memuncratkan cairan hangat ke mulutku yang mungil. "Aaahh.. aku sudah tak kuat Inge," gumamnya. Betapa nikmatnya cairan spermanya, sampai tak sadar aku telah menelan habis tanpa tersisa, ini membuat seolah Sang Kapten tak mampu untuk tegak berdiri. Dia bersandar di dinding kapal apalagi gerakan kapal sekarang ini sudah tak beraturan kadang bergoyang ke kiri kadang kekanan.

"Kamu betul-betul hebat Inge," puji Kapten Jhonny sambil mencium bibirku.

"Inge jangan kau anggap aku sudah kalah, tunggu sebentar.."

Dia bergegas menuju lemari kecil, lantas mengambil sesuatu dari botol kecil dan menelannya lantas membuka kulkas dan mengambil botol minuman sejenis Kratingdaeng.

"Sini Sayang.." ujar sang kapten memanggilku mesra.

"Istirahat dulu kita sebentar, ambillah minuman di kulkas untukmu," lanjut Kapten Jhonny.

Kubuka kulkas dan kuraih botol kecil seperti yang diminum Kapten Jhonny. Aku meminumnya sedikit demi sedikit, "Ooohh.. sedap sekali minuman ini.. aku tak pernah merasakan betapa enaknya.. minuman apa ini." Ternyata label minuman ini tertulis huruf-huruf yang aku tak paham, mungkin aksara China, mungkin Jepang mungkin juga Korea. Ah persetan.. yang penting tenggorokanku segar.

"Kau berbaringlah di di situ," pinta Kapten Jhonny sambil menunjuk tempat tidurnya yang ukurannya tidak begitu besar. Kurebahkan tubuhku di atas kasur yang empuk dan membal. Kulihat jam dinding sudah menunjuk pukul 12 malam. Aku heran mataku tak merasa ngantuk, padahal biasanya aku sudah tidur sebelum pukul 22:00. Aku sengaja tidak menggunakan selimut untuk menutupi tubuhku, kubiarkan begitu saja tubuh indahku yang polos, barangkali ini akan membangkitkan gairah libido Sang Kapten yang tadi sudah down. Aku berharap semoga Sang Kapten akan terangsang melihat dadaku yang sengaja kuremas-remas sendiri.

Sang Kapten sudah bangkit dari kursi santainya, dia menenggak sebotol lagi minuman sejenis Kratindaeng. Dia sudah berada di tepi ranjang, sekarang dia mulai mengelus-elus kakiku dari ujung jari merambat ke atas dan berhenti lama-lama di pahaku, mengusap-usap dan menjilatinya, dan sekarang lidahnya sudah berada di mulut vaginaku. "Ooohh.. geli.."

Sejurus kemudian lidahnya dijulurkan dan menyapu permukaan bibir vaginaku. Pahaku sengaja kulebarkan, hal ini membuat Sang Kapten bertambah buas dan liar, diseruputnya klitorisku. "Ooohh.. aahh.. teruskan Kapten, lanjutkan Kapten.. Ooohh.. nikmat sekali Kapten.." Tangannya tidak tinggal diam, diraihnya kedua payudaraku, diremasnya dan tak lupa memelintir putingku dengan mesra.

"Ooohh.. aku sudah tak tahan Kapten.." desisku.

"Tahan Sayang.. tahan sebentar.. biarkan aku menikmati vaginamu yang wangi ini.. aku tak pernah merasakan wanginya vagina dari wanita lain.." Pertanda kapten ini sering ngentotin banyak wanita selain diriku.

"Sruupp.. sruupp.. sruupp.." Terus saja mulut Kapten Jhonny dengan rajinnya menjelajah bagian dalam vaginaku yang sudah empot-empotan ini akibat rangsangan yang amat tinggi.

"Sudah Kapten.. lekas masukkan batang zakarmu, aku sudah tidak tahan.."

"Baik, rasakanlah Sayang.. betapa nikmatnya rudalku ini.."

"Tapi pelan-pelan Kapten, aku benar-benar masih perawan.."

"Oke, aku melakukannya dengan hati-hati.." janji Kapten Jhonny.

"Buka lebar pahamu, Inge.." saran Kapten Jhonny.

Dan..

"Blleess.."

"Ooohh.. aahh.." desisku, padahal zakar itu baru masuk tiga perempatnya.

"Bles.. bless.."

"Ooohh.." erangku panjang, aku tahu batang sepanjang 20 centi itu sudah merusak selaput daraku.

Ditariknya lagi rudalnya, lantas dimasukannya lagi seirama dengan goyangan KM Ciremai oleh ombak laut.

"Bless.. bless.. bless.." lalu kami pun bergumul dengan liarnya, saling mencumbu dan mencabik dengan ganas.

"Ooohh.. oohh.. oohh.. aahh.. aahh.." itu saja yang keluar dari mulut kami berdua sepanjang permainan ini.

"Aku mau keluar Kapten," ujarku memberi tahu Kapten Jhonny, setelah kami bercinta 30 menit lebih.

"Tahan Sayang.. sebentar.. aku juga ingin keluar, sekarang kita hitung sampai tiga. Satu.. dua.. tiga.."

"Crott.. crott.. crot.." sperma Kapten Jhonny membasahi bagian gelap vaginaku. Betapa hangat dan nikmatnya air manimu Jhonny. Hal ini memancing cairanku ikut membanjiri kemaluanku sampai meluber ke permukaan.

Cerita Dewasa - Kami berdua terkulai lemas, tapi Kapten Jonny sempat meraba bibir kemaluanku dan jarinya seolah mencungkil sesuatu dari vaginaku, ternyata dia menunjukkan cairan merah kepadaku, dan ternyata adalah darah perawanku. Dijilatnya darahku sambil berkata, "Terima kasih Inge, kamu betul-betul perawan.." Aku hanya menangis, menangisi kenikmatan yang sama sekali tak kusesalkan. Aktivitas senggama ini berlangsung kembali sampai matahari muncul. Lantas aku tidur sampai siang, makan, tidur dan malamnya kami melakukannya lagi berulang-ulang seolah tiada bosan.

Akhirnya Pelabuhan Tanjung Priok sudah berada di pelupuk mataku. Sebelum turun dari kapal aku dibelikan baju baru, dan dibekali uang yang cukup.

Selamat tinggal Kapten.. selamat tinggal Ciremai..


KOLEKSI VIDEO BOKEP TERBARU